Wisata

4 Wisata Sejarah dan Religi di Lamongan yang Wajib Dikunjungi

×

4 Wisata Sejarah dan Religi di Lamongan yang Wajib Dikunjungi

Sebarkan artikel ini
4 Wisata Sejarah dan Religi di Lamongan yang Wajib Dikunjungi
Masjid Namira Lamongan (instagram.com/officiallamonganterkini).

Mahasiswa Lamongan – Sebagian besar orang mungkin lebih familiar dengan wisata pantai di Kabupaten Lamongan. Namun, kabupaten ini tidak hanya memiliki destinasi pantai yang memanjakan mata. Lamongan juga memiliki beberapa wisata sejarah dan religi yang bisa dinikmati.

Dari tempat ibadah yang megah, museum yang sarat sejarah, hingga situs peninggalan masa lalu, Lamongan punya semuanya. Jika kamu sedang mencari tempat untuk liburan yang tidak biasa, empat destinasi ini bisa jadi pilihan yang tepat.

1. Masjid Namira

Masjid Namira bukan hanya sekadar tempat untuk beribadah, tetapi juga menawarkan kemegahan bangunannya yang mengagumkan. Tempat ibadah ini memiliki desain arsitektur yang elegan dengan perpaduan warna emas dan hitam. Pada bagian luar, Masjid Namira dihiasi dengan kubah emas yang menawan.

Salah satu daya tarik utamanya adalah adanya sehelai kiswah (kain penutup Ka’bah) asli dari Mekkah yang dipajang di dalam masjid. Tidak hanya itu, kebersihan dan ketenangan di Masjid Namira membuat banyak orang betah berlama-lama. Jika kamu ingin menikmati suasana ibadah yang lebih khusyuk atau sekadar mencari ketenangan, tempat ini bisa jadi pilihan yang tepat.

2. Museum Seni Islam Indonesia

Bagi kamu yang tertarik dengan seni dan sejarah Islam, Museum Seni Islam Indonesia wajib masuk dalam daftar kunjungan. Museum ini menyimpan berbagai koleksi menarik, mulai dari kitab-kitab kuno, benda-benda peninggalan sejarah masa Kesultanan Ottoman, hingga artefak peninggalan kerajaan Islam di Indonesia.

Di sini, kamu bisa melihat bagaimana Islam berkembang di Nusantara melalui berbagai benda bersejarah yang dipamerkan. Tak hanya sebagai tempat wisata, museum ini juga menjadi pusat edukasi yang menarik bagi semua kalangan yang ingin lebih mengenal sejarah peradaban Islam lebih dalam.

3. Monumen Van der Wijck

Pernah mendengar kisah kapal Van der Wijck yang tenggelam di perairan Lamongan? Tragedi yang terjadi pada tahun 1936 ini begitu terkenal hingga diabadikan dalam novel Tenggelamnya Kapal Van der Wijck karya Buya Hamka, yang kemudian diadaptasi menjadi film.

Untuk mengenang peristiwa tersebut, sebuah monumen bersejarah dibangun di Lamongan. Monumen tersebut diberi nama Monumen Van der Wijck, yang kemudian menjadi salah satu destinasi wisata.

Hal menarik dari tempat ini adalah, pengunjung tidak hanya bisa mengetahui cerita tragedi kapal yang pernah terjadi, tetapi juga bisa belajar lebih banyak tentang sejarah maritim di Indonesia. Tempat ini sangat cocok untuk kamu yang suka menjelajahi kisah-kisah bersejarah di masa lalu.

4. Candi Patakan

Jika berbicara tentang candi di Jawa Timur, mungkin nama-nama seperti Candi Penataran atau Candi Tikus lebih sering terdengar. Namun, Lamongan juga memiliki sebuah candi yang masih jarang diketahui oleh banyak orang, yaitu Candi Patakan.

Candi ini merupakan peninggalan dari Prabu Airlangga, yang mana ia adalah penguasa Kerajaan Kahuripan. Penemuan tempat ini menunjukkan bahwa Lamongan pernah menjadi bagian dari peradaban Hindu-Buddha di masa lalu. Meskipun ukurannya tidak sebesar candi-candi terkenal lainnya, nilai historisnya tetap menarik untuk ditelusuri.

Siapa sangka, Lamongan tidak hanya terkenal dengan wisata pantainya, tetapi juga memiliki destinasi wisata yang begitu beragam. Mulai dari tempat ibadah yang megah, museum yang penuh cerita, hingga bangunan bersejarah, semuanya bisa kamu temukan dalam satu perjalanan.

Jika kamu ingin merasakan wisata yang lebih dari sekadar jalan-jalan biasa, Lamongan bisa menjadi tujuan yang tidak akan mengecewakan. Jadi, kapan kamu akan menjelajahi Lamongan?