News

501 Pencari Kerja di Lamongan Ajukan AK1, Lulusan SMA Paling Mendominasi

×

501 Pencari Kerja di Lamongan Ajukan AK1, Lulusan SMA Paling Mendominasi

Sebarkan artikel ini
501 Pencari Kerja di Lamongan Ajukan AK1, Lulusan SMA Paling Mendominasi
Ilustrasi melamar pekerjaan. (pexels.com/cottonbro studio).

Mahasiswa Lamongan – Jumlah pemohon Kartu Angkatan Kerja 1 (AK1) atau kartu pencari kerja di Lamongan sejak Januari hingga Juli 2025 tercatat mencapai 501 orang. Dari total tersebut, lulusan SMA sederajat menjadi yang paling mendominasi dengan 314 orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lamongan, M. Zamroni, menyebutkan bahwa mayoritas perusahaan masih menjadikan kartu pencaker sebagai salah satu syarat dalam proses rekrutmen.

“Sebagian perusahaan memang tidak mensyaratkan, tetapi rata-rata tetap diminta,” ujarnya.

Terkait dominasi lulusan SMA sederajat, Zamroni membenarkan bahwa tenaga kerja dengan latar pendidikan tersebut memang banyak dibutuhkan, khususnya di sektor produksi. Menurutnya, keberadaan kartu pencaker juga sangat bermanfaat karena dapat menjadi bukti bahwa pelamar sudah terdaftar sebagai pencari kerja resmi.

“Harapan saya, ketika pemohon kartu pencaker diterima kerja sesuai bidangnya, mereka bisa bekerja sebaik-baiknya, sesuai aturan dan ketentuan perusahaan,” tambahnya.

Zamroni menjelaskan, proses pengurusan kartu pencaker cukup mudah. Pemohon bisa mengajukan secara online maupun offline.

“Kalau offline bisa langsung datang ke Dinas Tenaga Kerja Lamongan dengan membawa persyaratan yang dibutuhkan,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Lamongan, Ali Makhfudl, menilai data tersebut menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) baru di Lamongan masih banyak berasal dari lulusan SMA. Ia menambahkan, peluang kerja yang tersedia memang lebih banyak menyerap tenaga dengan kemampuan fisik.

“Maka sudah seharusnya pemerintah ikut mendorong, bahkan kalau bisa memfasilitasi dengan pelatihan soft skill. Karena ke depan, keterampilan semacam itu yang justru akan dibutuhkan di dunia kerja,” tuturnya.

Anggota Komisi D DPRD Lamongan lainnya, Saifudin Zuhri, juga berharap pemerintah dapat mengurangi angka pengangguran dengan menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif.

“Terutama membuka peluang lapangan kerja di Lamongan agar bisa menyerap lebih banyak pencari kerja, khususnya dari kalangan menengah ke bawah yang kebanyakan lulusan SMA,” ucapnya.