DesaNews

Empat Bangunan di Paciran Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar

×

Empat Bangunan di Paciran Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Sebarkan artikel ini
Empat Bangunan di Paciran Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp2 Miliar
Kondisi empat bangunan di Paciran saat terbakar, Senin (01/12/2025). (Dok. istimewa).

Mahasiswa Lamongan – Empat bangunan yang terdiri dari dua kandang ayam dan dua bangunan kosong di Dusun Wedung, Desa Sedayulawas, Kecamatan Paciran, Lamongan, hangus terbakar pada Senin (01/11/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Insiden empat bangunan terbakar di Kecamatan Paciran yang terjadi di pagi buta itu menimbulkan kerugian besar. Kerugian tersebut ditaksir mencapai Rp2 miliar.

Mizan (80), pemilik kandang ayam, kepada polisi menceritakan bahwa ia mendapati kandang miliknya sudah dikepung api yang membumbung tinggi. Api cepat merambat hingga membakar dua gudang serta satu kandang berisi ayam DOC. Ia mengatakan, informasi awal mengenai kebakaran itu ia dapatkan dari warga sekitar yang melihat kobaran api lebih dulu.

“Saya tahu kandang saya sudah terbakar,” ujar Mizan.

Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran yang cepat membesar membuat usaha mereka tidak membuahkan hasil. Sejumlah warga kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Setibanya di lokasi, petugas berusaha melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api dan melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada bara yang dapat memicu kebakaran ulang.

Kabid Damkar Lamongan, Suwanto, mengatakan bahwa sebagian besar bangunan sudah hangus terbakar saat petugas tiba, namun api tetap berhasil dikendalikan. “Tidak ada korban jiwa maupun luka pada insiden tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Brondong, Iptu Ahmad Zainudin, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari kandang ayam di sisi timur, yang saat kejadian dalam keadaan kosong. Diketahui, seluruh kandang tersebut merupakan milik Mizan yang merupakan hasil kerja sama kemitraan dengan PT Ciomas Adi Satwa.