Kampus

FKP Unesa dan Pemkab Lamongan Bahas Kolaborasi Ketahanan Pangan Nasional

×

FKP Unesa dan Pemkab Lamongan Bahas Kolaborasi Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
FKP Unesa dan Pemkab Lamongan Bahas Kolaborasi Ketahanan Pangan Nasional
Kerja sama FKP Unesa dan Pemkab Lamongan untuk program ketahanan pangan nasional. (jatimupdate.id/Wahyu Bahrudin).

Mahasiswa Lamongan – Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan audiensi dengan Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, pada Senin (23/06/2025).

Pertemuan tersebut digelar di Gedung Lantai 3 Pemkab Lamongan, dengan tujuan untuk mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan.

Dalam audiensi tersebut, hadir sejumlah pimpinan dari FKP Unesa, seperti Wakil Dekan II, Dr. Ahmad Ajib Ridlwan; Koordinator Prodi Agribisnis Digital, Amirusholihin, M.Sc.; serta Ketua Dharma Wanita FKP, Rossa.

Sedangkan, dari pihak pemerintah daerah dihadiri oleh Bupati Lamongan yang didampingi oleh jajaran dari Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lamongan.

Dr. Ahmad Ajib Ridlwan memaparkan beberapa program kerja FKP Unesa yang dapat dikolaborasikan bersama Pemkab Lamongan. Beberapa di antaranya adalah Program Sekolah Nasional Tangguh untuk Ketahanan Pangan Rakyat (SENTRA), Klinik Tani Sirkular Milenial (KTSM), serta program pengabdian masyarakat yang digagas oleh Dharma Wanita FKP.

“Program SENTRA ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar dari jenjang SMA, SMK, Madrasah Aliyah, hingga pesantren yang belum memiliki program ketahanan pangan. Melalui ekstrakurikuler ini, kami ingin menumbuhkan minat generasi muda agar mau kembali bertani dengan pendekatan pertanian modern,” terang Ajib.

Sementara itu, program Klinik Tani Sirkular Milenial (KTSM) difokuskan pada pendampingan pertanian berbasis teknologi, khususnya untuk generasi muda. Program ini mencakup pendampingan dari proses tanam hingga panen. Sebelumnya, dua program unggulan FKP Unesa tersebut juga telah dilaksanakan bersama Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.

Tak hanya itu, FKP juga mengusulkan kolaborasi antara Dharma Wanita FKP dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Lamongan untuk pengabdian masyarakat.

“TP-PKK bisa menyiapkan lokasi dan peserta, sementara kami akan menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya,” tambah Ajib.

Menanggapi hal itu, Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes menyambut baik berbagai ide dan inovasi yang disampaikan oleh tim FKP Unesa. Ia berharap, langkah konkret dapat segera diambil untuk merealisasikan kerja sama tersebut.

“Inovasi seperti ini harus segera kita tindak lanjuti. Mari kita tentukan langkah awal yang bisa dikerjakan bersama, termasuk persiapan dan produk yang akan dihasilkan dari kerja sama ini,” ujar Pak Yes.

Bupati juga memaparkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan oleh kelompok tani di beberapa wilayah Lamongan, seperti pembuatan pupuk secara mandiri yang sudah berjalan di Kecamatan Kedungpring, Sekaran, dan Kembangbahu.

“Intinya, mari kita segera wujudkan kerja sama dalam hal ketahanan pangan dan pertanian untuk kemajuan daerah,” pungkasnya.