NewsPrestasi

Guru SMKN 1 Sambeng Terpilih Wakili Indonesia di Ajang YSEALI Academy 2025

×

Guru SMKN 1 Sambeng Terpilih Wakili Indonesia di Ajang YSEALI Academy 2025

Sebarkan artikel ini
Guru SMKN 1 Sambeng Terpilih Wakili Indonesia di Ajang YSEALI Academy 2025
M Ali Alfian, guru SMKN 1 Sambeng yang wakili Indonesia dalam YSEALI Academy 2025. (Dok. istimewa).

Mahasiswa Lamongan – Kabar membanggakan datang dari SMKN 1 Sambeng (Skanessa) Lamongan. Salah satu pendidik terbaiknya, M Ali Alfian, terpilih mewakili Indonesia dalam ajang internasional YSEALI Academy Alumni Impact Conference 2025: From Learners To Leaders yang digelar di Vietnam.

Konferensi bergengsi ini diselenggarakan oleh YSEALI Academy di Fulbright University Vietnam, berlangsung di Ho Chi Minh City pada 16-20 September 2025. Acara tersebut akan mempertemukan para alumni program YSEALI dari berbagai negara Asia Tenggara yang dinilai berhasil menghadirkan dampak positif bagi komunitas masing-masing.

M Ali Alfian, guru Fisika di SMKN 1 Sambeng, mendapat undangan khusus karena statusnya sebagai alumni YSEALI Academy. Sebelumnya, ia pernah mengikuti YSEALI Academy Unconference on Impact Entrepreneurship 2023 dan sejak itu aktif mengembangkan beragam inovasi, baik di dalam kelas maupun di luar sekolah. Bahkan, sejumlah inisiatifnya berhasil lolos untuk dipamerkan melalui YSEALI Academy Seed Grant Program (YAS).

“Alhamdulillah, ini sebuah kehormatan besar. Tidak hanya untuk saya pribadi, tetapi juga bagi SMKN 1 Sambeng dan Indonesia. Kesempatan ini menunjukkan bahwa pendidik dari sekolah kejuruan di daerah pun bisa bersaing di tingkat internasional,” ujar Alfian dilansir dari detik.com, Sabtu (13/09/2025).

Di Vietnam nanti, Alfian akan bergabung dengan para pemimpin muda lainnya untuk berbagi kisah sukses, tantangan, serta strategi dalam menciptakan perubahan positif. Ia berharap bisa membawa pulang banyak pengalaman sekaligus memperluas jejaring untuk dikembangkan di sekolah maupun di Lamongan.

“Saya ingin menunjukkan bahwa pendidikan vokasi punya potensi besar dalam mencetak generasi unggul. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi inspirasi dan memberi manfaat nyata bagi siswa, sekolah, serta masyarakat,” tutupnya.