Mahasiswa Lamongan – Nur Chairani, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, berhasil menyelesaikan studinya tanpa harus menulis skripsi. Hal itu dimungkinkan karena hasil penelitiannya berhasil dimuat dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi Sinta 3.
Sebagai informasi, Sinta atau Science and Technology Index adalah platform digital yang dikelola oleh Kemendikbud Ristek. Fungsinya adalah mengelola dan menyajikan data jurnal ilmiah nasional terakreditasi, sekaligus menjadi direktori utama bagi publikasi yang telah diakui secara resmi dan memiliki standar kualitas tertentu.
Penelitian Chairani yang berjudul “Perceptions and Support of the Muslim Community Towards the Development of Marine Halal Tourism” atau “Persepsi dan Dukungan Masyarakat Muslim Terhadap Pengembangan Wisata Halal Bahari”, dinilai memiliki nilai akademik tinggi serta relevan dengan isu-isu pariwisata berbasis nilai Islam.
Berkat kualitas riset yang dinilai memenuhi standar nasional, pihak kampus memberikan persetujuan agar karya ilmiah tersebut dijadikan sebagai pengganti skripsi, sesuai dengan kebijakan akademik di Unija.
“Awalnya saya tidak menyangka bisa tembus ke jurnal nasional terakreditasi. Tetapi berkat bimbingan dan motivasi dari dosen, saya jadi lebih percaya diri. Alhamdulillah, ini jadi jalan saya untuk lulus,” ujar Rani, sapaan akrab Chairani, pada Rabu (30/07/2025).
Dalam proses penelitiannya, Rani turun langsung ke tiga destinasi wisata bahari di Madura, yakni Pantai Lombang (Sumenep), Talang Siring (Pamekasan), dan Pantai Camplong (Sampang). Ia mengeksplorasi bagaimana pandangan serta dukungan masyarakat Muslim terhadap pengembangan konsep wisata halal bahari, yang kini mulai mendapat perhatian sebagai bagian dari industri pariwisata berbasis kearifan lokal.
“Kesuksesan wisata halal nggak bisa cuma bergantung pada regulasi atau fasilitas layanan. Dukungan masyarakat lokal juga sangat penting. Hal itu yang saya coba tunjukkan melalui penelitian ini,” jelasnya.
Dosen pembimbing akademik sekaligus dosen FISIP Unija, Dr. Mohammad Hidayaturrahman, turut memberikan apresiasi terhadap capaian Chairani. Ia menyebut, keberhasilan mahasiswinya menembus jurnal terindeks Sinta 3 adalah pencapaian luar biasa.
“Ini bukan pencapaian biasa. Untuk mahasiswa yang sedang berada dalam tahap pembentukan identitas intelektual, ini adalah hal yang luar biasa,” ungkapnya.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya mencerminkan kecakapan akademik Chairani, tetapi juga menunjukkan kematangan berpikir serta kepedulian terhadap isu-isu penting di tingkat lokal. Ia menilai topik yang diangkat sangat relevan, terutama dalam konteks masyarakat Madura yang religius dan sedang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pariwisata.
“Ada nilai religius yang kuat di Madura, dan itu berpadu dengan semangat untuk membangun. Chairani berhasil menangkap hal itu dalam riset yang berbobot dan bermakna,” tambahnya.
Ia berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar tidak memandang penelitian sebagai beban akademik semata, melainkan sebagai kontribusi nyata untuk masyarakat dan ilmu pengetahuan.
“Ini bukan sekadar lulus kuliah. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa dari daerah juga mampu berbicara di panggung ilmiah nasional, bahkan internasional,” tutupnya.











