Mahasiswa Lamongan – Detak Pustaka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-8 dengan acara nominasi berhadiah yang mengusung tema Sewindu Detak Pustaka, Rabu (26/11/2025) malam. Acara yang digelar secara daring melalui Google Meet ini diikuti puluhan peserta dari berbagai daerah, mulai Jombang, Kediri, Yogyakarta, hingga NTT.
Rangkaian acara dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya, dilanjutkan doa bersama, sambutan panitia dan Direktur Detak Pustaka, kuis berhadiah, pembacaan nominasi, serta sesi kesan dan pesan penulis. Meskipun digelar secara online, antusiasme peserta tetap terlihat sepanjang acara. Bahkan, mereka tetap menjaga semangat hingga acara selesai.
Direktur Detak Pustaka, Mohammad Arif dalam sambutannya memaparkan sejarah panjang berdirinya perusahaan. Bermula dari penulis blog pada 2017, berubah nama menjadi Detak Pustaka di 2018, menerima penghargaan pertama kategori website UMKM 2020, hingga berhasil mendirikan imprint pada tahun 2025.
“Jadi, saya rasa Detak Pustaka setahun terakhir ini, banyak melakukan perubahan untuk menjangkau pasar-pasar yang sekiranya tidak bisa dijangkau penerbit besar,” tegasnya.
Acara berlanjut semakin meriah ketika pengumuman nominasi. Ada 5 nominasi pada tahun ini yang dipilih oleh Detak Pustaka, yakni penulis terloyal, penulis tereksis, penulis best seller, penulis inspiratif, dan penulis terproduktif. Berikut adalah pemenang-pemenang nominasi tersebut:
- Penulis terloyal: S. Suripno penulis buku Sustainability & ESG Strategi Implementasi di Korporasi
- Penulis tereksis: Fadhil Alfarozi penulis buku Tumbuh Dewasa di Bumi yang Tua
- Penulis best seller: Fr. Egi Lake penulis buku Antara Jubah dan Kamu. Kisah Cinta Frater Roman dan Amanda
- Penulis inspiratif: Fian N. penulis buku Jangan Baca Buku Ini Jika Sudah Bahagia
- Penulis terproduktif: Sabar Budi Raharjo penulis buku Gotong Royong Una & Iba dan Petualangan di Kampung
Kegiatan HUT ke-8 ini diakhiri dengan penyampaian pesan dan kesan dari para peserta untuk Detak Pustaka. Salah satu peserta, Laila Akromi menilai, acara yang digelar Detak Pustaka seru dan menarik, karena banyak hal yang bisa didapat.
“Seru dan menarik karena banyak hal yang bisa didapat, mulai ilmu, relasi, semuanya. Pokonya Detak Pustaka best,” tulisnya menutup acara.











