Kampus

IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan Bahas Blockchain dalam Studium General Bisnis Syariah

×

IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan Bahas Blockchain dalam Studium General Bisnis Syariah

Sebarkan artikel ini
IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan Bahas Blockchain dalam Studium General Bisnis Syariah
IAI Tarbiyatut Tholabah Lamongan bahas blockchain dalam Studium General bisnis syariah. (Dok. limadetik.com).

Mahasiswa Lamongan – Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan Syariah Institut Agama Islam (IAI) Tarbiyatut Tholabah Lamongan, sukses mengadakan Studium General dengan tajuk “Teknologi Blockchain dalam Kegiatan Bisnis Syariah.” Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula KH. Musthofa IAI Tabah Lamongan, pada Minggu (26/01/2025).

Acara ini dihadiri oleh para akademisi, mahasiswa, praktisi bisnis, serta masyarakat umum yang tertarik dengan perkembangan teknologi finansial syariah.

Agustino Wibisono, Founder dan CEO PT Mitra Sangakra Abadi, menjelaskan secara detail potensi besar teknologi blockchain dalam merevolusi dunia bisnis syariah. Ia juga memaparkan prinsip-prinsip dasar blockchain, yaitu desentralisasi, transparansi, dan keamanan, yang sejalan dengan nilai-nilai dalam bisnis syariah.

“Teknologi blockchain dapat menjadi solusi untuk berbagai tantangan yang dihadapi sektor keuangan syariah saat ini. Blockchain mampu mengatasi masalah seperti transparansi dalam pengelolaan zakat, wakaf, maupun sukuk,” papar Agustino.

Agustino juga memberikan beberapa contoh konkret penerapan blockchain dalam bisnis syariah. Pertama, yaitu peningkatan transparansi dan akuntabilitas dalam transaksi. Kedua, adalah optimalisasi pengelolaan zakat, wakaf, dan sukuk yang dilakukan secara efisien dan transparan.

Kemudian, contoh terakhir adalah pembentukan ekosistem halal yang terintegrasi, di mana blockchain dapat menghubungkan seluruh rantai pasok produk halal, mulai dari produksi hingga distribusi.

Para peserta juga tampak antusias dalam sesi tanya jawab. Banyak di antara mereka yang penasaran dengan kendala serta tantangan dalam implementasi teknologi blockchain di Indonesia, khususnya dalam konteks bisnis syariah.

Sementara itu, Muhammad Aly Mahmudi, MH, Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis Islam dan Syariah IAI Tarbiyatut Tholabah, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk mendorong pengembangan inovasi dan riset dalam bidang teknologi finansial syariah.

“Kami berkomitmen untuk dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia, yang kompeten dalam bidang bisnis syariah dan ekonomi, khususnya yang menguasai teknologi terkini,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak yang menyadari pentingnya teknologi blockchain untuk memajukan sektor keuangan syariah di Indonesia.