Mahasiswa Lamongan – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menunjukkan kiprahnya di dunia kehumasan dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang Anugerah Media Humas (AMH) 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
AMH tahun ini memperlombakan enam kategori karya humas, meliputi siaran pers (media online), media sosial, website, kampanye komunikasi publik, penerbitan media internal (inhouse magazine), dan media audiovisual.
Peserta yang menjadi nominator berasal dari berbagai unsur, mulai dari kementerian/lembaga, BUMN/BUMD, perguruan tinggi negeri, hingga pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota yang dinilai memiliki kreativitas serta inovasi dalam mengelola komunikasi publik pemerintah.
Dalam kompetisi AMH 2025 tersebut, ITS berhasil menyabet terbaik I Kategori Siaran Pers Media Online, unggul atas Universitas Indonesia yang meraih terbaik II dan Universitas Lampung yang menempati posisi terbaik III.
Prestasi ITS tidak berhenti di situ, karena kampus ini juga kembali meraih terbaik I untuk Kategori Penerbitan Media Internal, disusul Universitas Brawijaya sebagai terbaik II dan Institut Pertanian Bogor (IPB) sebagai terbaik III.
Pada Kategori Website Perguruan Tinggi Negeri, ITS berhasil menempati peringkat terbaik III. Adapun peringkat terbaik I diraih oleh Universitas Padjadjaran, sementara Universitas Brawijaya menyusul di posisi terbaik II.
Di kategori lain, Universitas Airlangga berhasil tampil sebagai terbaik I Kategori Kampanye Komunikasi Publik untuk Perguruan Tinggi Negeri, mengungguli Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda sebagai terbaik II dan Institut Pertanian Bogor yang kembali berada di posisi terbaik III.
Sementara itu, salah satu nominator AMH 2025 dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Eko Setiawan, berharap gelaran ini dapat menjadi ajang pembinaan berkelanjutan bagi para insan humas di seluruh daerah.
Ia menyampaikan bahwa kriteria perlombaan AMH sebenarnya telah disosialisasikan sejak awal tahun agar peserta dapat mempersiapkan karya terbaik mereka jauh-jauh hari.
“Kami berharap ke depan, selain memberikan apresiasi melalui AMH, Komdigi melalui Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) bisa melakukan pembinaan sejak awal tahun. Minimal pembinaan terkait cara mengisi dan mengunggah kriteria perlombaan AMH sudah dipahami lebih cepat, sehingga waktu persiapan untuk menghasilkan karya terbaik menjadi lebih panjang,” ujarnya.











