News

Kasus HIV di Lamongan Naik Jadi 194 Orang, Dinkes Sebut Skrining Makin Masif

×

Kasus HIV di Lamongan Naik Jadi 194 Orang, Dinkes Sebut Skrining Makin Masif

Sebarkan artikel ini
Kasus HIV di Lamongan Naik Jadi 194 Orang, Dinkes Sebut Skrining Makin Masif
Ilustrasi tes HIV. Kasus HIV di Lamongan naik jadi 194 orang. (pexels.com/Towfiqu barbhuiya).

Mahasiswa Lamongan – Kasus HIV di Kabupaten Lamongan sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan. Jika pada 2024 tercatat 167 orang terjangkit, tahun ini jumlahnya bertambah menjadi 194 orang yang dikonfirmasi positif HIV.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lamongan, Yany Khoirurakhmawati. Yany menjelaskan, kenaikan angka tersebut bukan semata karena penyebaran yang meluas, tetapi juga hasil dari semakin masifnya kegiatan skrining serta layanan pemeriksaan kesehatan.

“Peningkatan angka temuan ini juga menunjukkan bahwa upaya skrining semakin masif, sehingga kasus-kasus yang sebelumnya tidak terdeteksi, kini dapat ditemukan,” ujarnya pada Jumat (05/12/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun, tambahan kasus baru HIV paling banyak ditemukan di Kecamatan Lamongan, disusul Kecamatan Ngimbang.

Untuk penanganan dan pencegahan, Dinkes Lamongan menjalankan langkah menyeluruh mulai dari edukasi ke masyarakat, perluasan akses tes dan layanan pemeriksaan kesehatan, hingga pendampingan bagi pengidap HIV/AIDS.

“Monitoring dan evaluasi program kami lakukan secara rutin untuk memastikan hasil penanganan yang optimal. Kemudian yang tidak kalah penting adalah koordinasi lintas sektor dan penguatan SDM untuk memperkuat sistem penanganan HIV,” terangnya.

Yany juga menegaskan pentingnya keterlibatan semua pihak, mulai dari fasilitas kesehatan, pemerintah desa, komunitas, hingga keluarga ODHA untuk menekan angka penularan. Ia turut mengimbau masyarakat agar tidak takut melakukan tes HIV.

“Deteksi dini memungkinkan penanganan lebih efektif dan meningkatkan kualitas hidup penderita,” pungkasnya.