Mahasiswa Lamongan – Demi memajukan program Mahasiswa Berdampak, Kemendiktisaintek mengimbau Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk menjadi penggerak utama program. Amanat tersebut diteruskan melalui kegiatan Bimbingan Teknis Penulisan Proposal Program Kosabangsa dan Sosialisasi Mahasiswa Berdampak, Selasa (03/06/2025).
Berlangsung di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, pihak Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) turut menyetujui rencana ini. Adapun Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi, selaku reviewer Pengabdian kepada Masyarakat DPPM Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemendiktisaintek turut menyampaikan pendapatnya.
Dalam kegiatan sosialiasi tersebut, Yohana menekankan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam merespons persoalan-persoalan sosial di berbagai daerah. Hal ini sebagaimana mahasiswa merupakan bagian dari narasi perubahan dan transformasi sosial.
“Kalau bicara soal permasalahan masyarakat, mahasiswa nomor satu. Mereka yang pertama kali bergerak ketika ada hal yang tidak sesuai,” katanya.
Sementara itu, Program Mahasiswa Berdampak ini mengutamakan bidang strategis, seperti ketahanan pangan, energi, dan kesehatan. Hal tersebut sesuai dengan delapan bidang fokus Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2017–2045.
Tidak hanya itu, fokus lainnya juga meliputi ekonomi biru, ekonomi hijau, swasembada pangan, serta perbaikan infrastruktur dasar. Sedangkan tema pengabdian masyarakat berfokus pada pendidikan, kesehatan, pertanian, peternakan, mitigasi kebencanaan, dan seni budaya.
“Ilmu yang diperoleh di kampus harus bisa menyentuh persoalan nyata di masyarakat. Kami percaya, perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama,” tambah Yohana.
Sementara itu, Tenaga Ahli Staf Khusus Menteri Bidang Tata Kelola Lembaga, Fidela Marwa Huwaida mengaskan kepentingan BEM dalam mendesain dan menjalankan program. Hal ini menyesuaikan sistem kegiatan pengabdian masyarakat yang mengambil aspek kolaboratif dan multidisipliner.
“Program ini diharapkan menjadi wadah aktualisasi diri mahasiswa, khususnya pengurus BEM agar dapat berkontribusi langsung melalui pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.











