Mahasiswa Lamongan – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) meluncurkan Program Kebun Gizi Digital di Desa Balungtawun, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan. Program ini digagas untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mencegah stunting melalui pemanfaatan pangan lokal.
Ketua tim pelaksana, Dr. Umi Khoirun Nisak, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program penguatan ketahanan pangan keluarga berbasis pangan lokal dalam upaya pencegahan stunting 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Program Kebun Gizi Digital tersebut didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan tahun 2025.
“Melalui kebun gizi ini, kami ingin memperkuat kemandirian pangan rumah tangga dan memberikan edukasi gizi yang mudah diterapkan masyarakat,” ujarnya, dilansir dari Antara, Kamis (13/11/2025).
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi lintas kampus. Dari Umsida hadir akademisi Rizal Yulianto serta Dr. Alfan Rosid, sementara dari UMLA turut terlibat Sylvi Harmiadilah. Mahasiswa dari kedua kampus juga dilibatkan secara aktif dalam kegiatan penyemaian tanaman, edukasi gizi, hingga pengolahan pangan lokal.
“Sinergi ini diharapkan menjadi contoh nyata keterlibatan perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan,” kata Umi.
Ia berharap inovasi kebun gizi tersebut dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mewujudkan desa sehat dan mandiri.
Dalam pelaksanaannya, program dimulai dengan penyemaian berbagai tanaman bergizi seperti terong, cabai, jahe, kunyit, sawi, pakcoy, dan kelor. Kader posyandu serta ibu-ibu PKK mendapatkan pelatihan mengenai cara penyemaian, perawatan tanaman, hingga pemanfaatan hasil panen untuk konsumsi keluarga.
Program ini juga terhubung dengan Aplikasi UMKM PKK melalui kegiatan Pasar Gizi Bulanan, yang memantau minat masyarakat terhadap produk bergizi serta membantu menyusun strategi pemasaran.











