Mahasiswa Lamongan – Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan (Unisda) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi intelektual yang beradab melalui penyelenggaraan kuliah umum yang menghadirkan tokoh nasional, Prof. Dr. KH. Said Aqil Siradj.
Mengusung tema “Perguruan Tinggi Sebagai Pilar Peradaban: Merajut Keislaman dan Kebangsaan di Era Digital”, kuliah umum ini menjadi ruang refleksi penting bagi mahasiswa Unisda untuk mengembangkan pola pikir kritis yang berlandaskan adab dan moralitas.
Dalam pemaparannya, Prof. Said Aqil menekankan peran strategis perguruan tinggi sebagai penjaga nilai-nilai moral serta penentu arah peradaban bangsa, terlebih di tengah derasnya arus digitalisasi yang membawa tantangan kompleks. Ia mengajak seluruh sivitas akademika untuk tidak hanya menjadi pelaku akademik, tetapi juga penjaga etika dan budaya di tengah era yang serba cepat ini.
Acara ini dibuka oleh Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, S.E., M.M., yang dalam laporannya menyampaikan sejumlah pencapaian akademik kampus. Di antaranya yakni peningkatan akreditasi program studi, rencana pendirian Fakultas Kedokteran, dan penguatan kualitas sumber daya manusia.
Saat ini, lebih dari separuh dosen Unisda telah menyandang gelar doktor atau tengah menempuh studi doktoral, sebuah capaian yang menegaskan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi.
Tak hanya fokus pada akademik, Unisda juga memperluas jangkauan sosial dan internasional. Tercatat ada 1.000 mahasiswa yang menerima bantuan pendidikan, serta penguatan kerja sama global yang ditandai dengan pengiriman alumni ke Thailand.
Selain itu, Unisda menjalin kemitraan dengan Pemerintah Otonomi Bangsamoro, Mindanao, Filipina, untuk mendirikan madrasah pasca konflik—sebuah langkah konkret dalam peran global kampus untuk perdamaian dan pendidikan.
Ketua Senat Unisda, Prof. Dr. H. M. Afif Hasbullah, S.H., M.Hum., turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap tema besar yang diangkat. Menurutnya, kuliah umum ini bukan sekadar wacana akademik, melainkan bagian dari upaya serius dalam membangun fondasi intelektual dan spiritual bangsa.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting, baik dari kalangan akademisi, pemerintahan, maupun tokoh agama. Tampak hadir Ketua PC NU Lamongan, Ketua PC NU Babat, Camat Sukodadi, serta para pengasuh pondok pesantren seperti Matoliul Anwar dan Tanwirul Kulub. Tak ketinggalan, Ketua MWC NU dari Kecamatan Babat dan Sukodadi juga turut meramaikan acara.
“Kehadiran para tokoh agama, pemerintahan, dan akademisi ini menjadi bukti nyata bahwa Unisda mampu menjalin sinergi yang kuat dengan berbagai elemen masyarakat. Inilah wujud nyata pendidikan yang tidak hanya unggul dari sisi akademik, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual,” ujar Prof. Afif Hasbullah.











