News

Mahasiswa Tuban Tewas dalam Aksi Balap Liar di Lamongan

×

Mahasiswa Tuban Tewas dalam Aksi Balap Liar di Lamongan

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Tuban Tewas dalam Aksi Balap Liar di Lamongan
Polres Lamongan evakuasi sepeda korban balap liar. (Dok. istimewa).

Mahasiswa Lamongan – Aksi balap liar di Jalan Raya Babat–Lamongan kembali memakan korban jiwa. Seorang mahasiswa asal Tuban berinisial REN (18) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah diduga beradu kecepatan dan menabrak sebuah truk yang identitasnya hingga kini belum diketahui.

Kecelakaan maut tersebut terjadi pada Jumat malam (14/11/2025) sekitar pukul 23.15 WIB di depan SPBU AKR Desa Kebalandono, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan laporan kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan satu truk tersebut.

“Benar telah terjadi laka lantas yang melibatkan dua kendaraan sepeda motor dengan sebuah truk yang tidak diketahui identitasnya. Kecelakaan ini mengakibatkan salah satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP dan satu orang mengalami luka-luka,” jelas Ipda Hamzaid, Sabtu (15/11/2025).

Korban meninggal, REN (18), merupakan mahasiswa asal Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban. Ia mengendarai Honda Tiger warna hitam tanpa nomor polisi. Sementara korban luka-luka adalah RAV (16), warga Kecamatan Widang, Tuban, yang mengendarai Honda GL warna hitam tanpa nomor polisi.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kedua pengendara tersebut diduga sedang beradu kecepatan (balap liar) menuju arah timur.

“Sesampai di TKP, kedua pengendara yang diduga beradu kecepatan tersebut menabrak truk yang tidak diketahui identitasnya yang sedang berada di depan mereka,” tambah Ipda Hamzaid.

Benturan keras membuat kedua remaja itu terjatuh dan mengalami luka berat. REN meninggal dunia di tempat kejadian dan jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Karangkembang Babat. Sementara RAV mengalami luka di bagian dada dan dilarikan ke RSU Muhammadiyah Babat untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan tengah menangani kasus tersebut. Petugas masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mencari keberadaan truk yang terlibat sekaligus mengungkap identitas pengemudinya yang diduga melarikan diri.

Polres Lamongan juga mengimbau masyarakat—khususnya para remaja—untuk tidak melakukan aksi balap liar karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.