Mahasiswa Lamongan – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lebih banyak dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya seiring dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Prabowo memastikan akan menambah jumlah beasiswa penuh bagi tenaga medis.
Pernyataan itu ia sampaikan saat meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia di Solo, Jawa Tengah, pada Rabu (18/11/2025). Ia menekankan komitmennya melakukan perbaikan besar-besaran terhadap pelayanan rumah sakit di seluruh Indonesia.
“Dokter kita membutuhkan tambahan yang sangat banyak. Dokter gigi, perawat, paramedis, semuanya. Oleh karena itu, kita akan memperluas dan menambah fasilitas serta pendidikan dokter dan perawat secara besar-besaran,” ujar Prabowo.
Ia mengungkapkan telah menerima laporan dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengenai kebutuhan untuk membuka 30 fakultas kedokteran baru. Prabowo mengatakan dirinya telah menyetujui usulan tersebut dan siap menambah anggaran pendidikan kedokteran.
“Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa kita perlu menambah 30 fakultas kedokteran baru. Fakultas yang sudah ada juga saya minta menambah jumlah mahasiswanya. Khusus pendidikan dokter, saya akan mengupayakan agar sebagian besar bisa mendapatkan beasiswa penuh,” kata Prabowo.
“Jadi, pemerintah akan menambah beasiswa penuh untuk pendidikan kedokteran, perawat, dan tenaga medis,” lanjutnya.
Prabowo berharap, langkah ini menjadi tolok ukur dalam menekan tingkat fatalitas dan secara bertahap mampu mengurangi jumlah warga yang berobat ke luar negeri.
“Saya yakin ini akan memberi harapan baru bagi pasien penyakit jantung. Tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk berobat. Kita harus memiliki fasilitas terbaik dan pelayanan kesehatan yang unggul,” tegasnya.











