Mahasiswa Lamongan – Ratusan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Lamongan mengikuti Salat Idulfitri 1446 Hijriyah di halaman Yayasan Pondok Pesantren Rehabilitasi Berkas Bersinar, Desa Nguwok, Kecamatan Modo, Senin (31/3/2025) pagi.
Setelah melaksanakan salat ied, para ODGJ diajak jalan-jalan, menerima angpau, serta menikmati makanan yang telah disediakan. Mereka juga turut mengumandangkan takbir dan saling bermaaf-maafan, seperti layaknya umat Muslim lainnya yang merayakan hari kemenangan.
Yayasan yang dikelola oleh Ipda Purnomo, seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Lamongan, saat ini merawat 317 ODGJ. Dari jumlah tersebut, 98 di antaranya merupakan pasien terlantar tanpa keluarga, sementara 32 lainnya adalah perempuan. Mayoritas pasien ini ditemukan berkeliaran di jalan sebelum akhirnya mendapatkan rehabilitasi di yayasan tersebut.
Ipda Purnomo berharap momen Idulfitri ini bisa membawa kebahagiaan bagi para pasien yang menjalani perawatan. Ia juga berdoa agar mereka segera diberikan kesembuhan.
“Alhamdulillah, pada momen lebaran ini, semua pasien kami ajak bangun pagi untuk melaksanakan salat ied,” ujarnya.
Selain itu, untuk mengurangi rasa rindu terhadap keluarga, mereka juga diajak jalan-jalan. Purnomo menambahkan bahwa banyak pasien yang menunjukkan perkembangan positif dan ingin dikunjungi keluarga saat lebaran. Namun, dari 317 pasien yang dirawat, masih ada 98 pasien yang belum diakui oleh pihak keluarga mereka.
“Mereka ingin dibesuk, tetapi keluarganya belum mau menerima,” ungkapnya.
Selain pasien laki-laki, Yayasan Pondok Pesantren Berkas Bersinar juga merawat 32 pasien perempuan serta beberapa penyandang disabilitas.











