Desa

Tiga KDMP di Lamongan Siap Terima Bansarpras Budidaya Ikan 2025 dari KKP

×

Tiga KDMP di Lamongan Siap Terima Bansarpras Budidaya Ikan 2025 dari KKP

Sebarkan artikel ini
Tiga KDMP di Lamongan Siap Terima Bansarpras Budidaya Ikan 2025 dari KKP
Tiga KDMP di Lamongan terima Bansarpras budidaya ikan. (Dok. istimewa).

Mahasiswa Lamongan – Tiga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, dipastikan menjadi penerima Bantuan Sarana dan Prasarana (Bansarpras) Budidaya Ikan Tematik 2025 dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Bantuan tersebut bertujuan memperkuat pengembangan unit usaha perikanan budidaya yang dikelola KDMP di wilayah Lamongan.

Adapun tiga koperasi yang masuk dalam daftar penerima ialah KDMP Desa Kebonsari di Kecamatan Sukodadi, KDMP Desa Pangkatrejo di Kecamatan Sugio, serta KDMP Desa Tambakploso di Kecamatan Turi. Meski begitu, pencairan bantuan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) dari Kepala Direktorat Jenderal Budidaya KKP RI.

Kepala Dinas Perikanan Lamongan, Yuli Wahyuono, mengungkapkan bahwa pihaknya telah meminta setiap KDMP menyiapkan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi sebagai lokasi budidaya. Persiapan tersebut meliputi pemerataan serta pemadatan tanah.

“Saat ini kami sudah meminta masing-masing KDMP untuk menyiapkan lahan minimal 1.000 meter persegi, karena pelaksanaannya direncanakan berlangsung minggu depan,” ujar Yuli, Senin (24/11/2025).

Terkait kesiapan lahan, Yuli menyebut sejauh ini tidak ditemukan hambatan berarti. Program budidaya ikan yang akan dijalankan memfokuskan pada ikan lele dengan sistem kolam terpal atau bak pembesaran.

Fasilitas yang akan diterima meliputi 24 kolam terpal berdiameter 4 meter, satu unit gudang seluas 50 meter persegi, satu bangsal panen seluas 20 meter persegi, satu unit tandon, serta instalasi pengolahan limbah atau IPAL sebagai penunjang produksi.

Yuli menegaskan bahwa pekerjaan rumah terbesar setelah bantuan terealisasi adalah memastikan keberlanjutan program.

“PR kita nanti adalah memastikan program ini berjalan berkelanjutan, tidak hanya semangat di depan,” katanya.

Melalui Bansarpras ini, pemerintah berharap produktivitas budidaya ikan di Lamongan semakin meningkat dan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui keberadaan KDMP.