KampusKegiatan

UB Dorong Transformasi Digital, Gelar Pelatihan AI untuk Guru SMA di Jombang

×

UB Dorong Transformasi Digital, Gelar Pelatihan AI untuk Guru SMA di Jombang

Sebarkan artikel ini
UB Dorong Transformasi Digital, Gelar Pelatihan AI untuk Guru SMA di Jombang
UB mengadakan pelatihan AI untuk guru SMA di Jombang. (Dok. istimewa).

Mahasiswa Lamongan – Dosen Ilmu Politik Universitas Brawijaya (UB) mengadakan pelatihan AI, khusus bagi guru SMA se-Kabupaten Jombang. Tujuan pelatihan ini adalah untuk mempercepat transformasi digital sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kegiatan pelatihan AI yang diinisiasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UB ini mengusung tema Digital Transformation dalam Bidang Pendidikan: Peningkatan Kemampuan Pemanfaatan Artificial Intelligence pada Guru SMA.

Acara berlangsung di SMA Negeri Kabuh, Jombang, Jawa Timur, dan mendapat sambutan antusias dari kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan dari berbagai SMA negeri maupun swasta di wilayah tersebut.

Novy Setia Yunas, dosen Ilmu Politik UB sekaligus Ketua Tim Pengabdian, menegaskan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi perubahan teknologi.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Melalui pelatihan ini, kami tidak hanya membekali mereka keterampilan teknis menggunakan alat AI seperti ChatGPT, Gemini AI, dan platform pembelajaran adaptif, tetapi juga menanamkan kesadaran tentang pemanfaatan teknologi yang etis dan bertanggung jawab,” ujarnya dilansir dari beritajatim.com, Kamis (11/09/2025).

Pelatihan ini lahir dari keprihatinan terhadap data yang menunjukkan kompetensi guru di Jawa Timur dalam memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) baru mencapai 30–40%. Angka tersebut bahkan lebih rendah jika berbicara soal adopsi teknologi yang lebih spesifik seperti AI.

Selain itu, kesenjangan infrastruktur antara sekolah perkotaan dan pedesaan masih menjadi kendala nyata. Oleh karena itu, workshop ini dirancang partisipatif dengan fokus pada penyelesaian masalah yang dihadapi guru sehari-hari.

Salah satu peserta, Nurwati, guru SMA Negeri Kabuh, mengaku mendapat banyak wawasan baru. “Kami diajak langsung mempraktikkan penggunaan AI untuk merancang materi ajar, membuat kuis interaktif, hingga menganalisis perkembangan siswa. Ini sangat aplikatif dan benar-benar membuka wawasan baru,” tuturnya.

Inisiatif ini juga sejalan dengan program strategis pemerintah, seperti Merdeka Belajar, Digitalisasi Sekolah, serta implementasi Kurikulum Merdeka. Lebih jauh, peningkatan kualitas pendidik melalui teknologi mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas.

Hasil evaluasi pasca-kegiatan mencatat dampak positif yang signifikan. Sebanyak 85% peserta merasa lebih percaya diri menggunakan perangkat digital, sementara 70% lainnya berkomitmen segera mengintegrasikan AI dalam perencanaan pembelajaran di sekolah mereka.

Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang dan SMA Negeri Kabuh sebagai tuan rumah.

“Sebagai tindak lanjut, tim FISIP UB merekomendasikan adanya pelatihan berkelanjutan, peningkatan investasi infrastruktur teknologi di sekolah, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, industri teknologi, dan institusi pendidikan untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif,” tutup Yunas.