Kampus

Unisda Dorong Mahasiswa Asing Kuasai Bahasa Indonesia Lewat Program BIPA

×

Unisda Dorong Mahasiswa Asing Kuasai Bahasa Indonesia Lewat Program BIPA

Sebarkan artikel ini
Unisda Dorong Mahasiswa Asing Kuasai Bahasa Indonesia Lewat Program BIPA
Mahasiswa asing ikuti program BIPA dari Unisda secara daring. (Dok. Unisda).

Mahasiswa Lamongan – Pusat Bahasa Universitas Islam Darul ’Ulum (Unisda) Lamongan menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan layanan internasional. Melalui Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Unisda resmi membuka kursus daring yang diikuti 41 peserta dari 9 negara. Pendaftaran kegiatan ini dilakukan secara online melalui Google Form.

Program ini merupakan inisiatif Unisda yang telah berjalan selama satu tahun terakhir, ditujukan bagi mahasiswa asing yang belum memiliki kemampuan berbahasa Indonesia.

Sejak Unisda bergabung dalam program SEA-Teacher, kebutuhan kursus BIPA semakin dirasakan penting, khususnya untuk mempersiapkan mahasiswa asing dari universitas mitra sebelum mengikuti student exchange maupun on job training di Unisda.

Oleh karena itu, pada tahun ini, program BIPA tidak hanya berlangsung tatap muka, tetapi juga tersedia dalam format virtual. Kehadiran kelas daring diharapkan mampu menarik minat mahasiswa mancanegara untuk melanjutkan studi di Unisda sekaligus memperkuat citra kampus di level internasional.

Kursus BIPA Online ini resmi dibuka oleh Kepala Pusat Bahasa Unisda, Dr. Irmayani. Program dirancang dalam 10 kali pertemuan dan diberikan secara gratis, tanpa dipungut biaya pendaftaran maupun biaya kursus, sehingga benar-benar memberi kesempatan seluas-luasnya bagi para peserta.

“Persyaratan registrasi pun sangat sederhana, hanya dengan melampirkan kartu identitas resmi sebagai bukti kebangsaan,” jelas Irmayani, Kamis (18/09/2025).

Lebih lanjut, Irmayani menekankan bahwa program ini tidak hanya menjadi media pembelajaran bahasa Indonesia, tetapi juga wadah promosi akademik yang strategis di ranah global.

“Melalui kegiatan ini, Unisda diharapkan mampu memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan Islam yang terbuka dan siap bersaing di kancah internasional,” pungkasnya.