Kampus

Unisla Jadi Juri di Pameran Hewan Eksotis HJL ke-456

×

Unisla Jadi Juri di Pameran Hewan Eksotis HJL ke-456

Sebarkan artikel ini
Unisla Jadi Juri di Pameran Hewan Eksotis HJL ke-456
Unisla jadi juri di Pameran Hewan Eksotis, sebagai bagian dari rangkaian HJL ke-456. (instagram.com/unisla).

Mahasiswa Lamongan – Universitas Islam Lamongan (Unisla) kembali menunjukkan kiprahnya dalam pembangunan daerah melalui partisipasi aktif dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-456. Dalam Pameran Hewan Eksotis yang digelar pada Minggu, 15 Juni 2025, Unisla tak sekadar hadir sebagai peserta, melainkan dipercaya sebagai elemen kunci dalam acara tersebut.

Melalui Fakultas Perikanan dan Peternakan (FPP), Unisla menjadi satu-satunya institusi pendidikan dari Lamongan yang ditunjuk sebagai dewan juri dalam penilaian hewan eksotis. Penunjukan ini mencerminkan pengakuan atas kompetensi akademik dan pengalaman praktis FPP Unisla dalam bidang peternakan dan kesehatan hewan.

Tak berhenti di sana, Unisla juga memperoleh penghargaan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan atas kontribusinya dalam pemeriksaan hewan qurban selama Idul Adha 2025.

Sebanyak 15 mahasiswa dari program studi peternakan diterjunkan langsung untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan hewan qurban di berbagai kecamatan. Langkah ini menunjukkan dedikasi nyata Unisla dalam memastikan kualitas dan kesehatan hewan ternak masyarakat.

Rektor Unisla, Dr. Abdul Ghofur, M.Si, menyatakan bahwa kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya menjadi bukti nyata peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah.

“Keterlibatan aktif Unisla dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata dedikasi kampus dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor peternakan. Kami siap terus hadir, berkontribusi, dan berinovasi bersama pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan FPP Unisla, Promovendus Faisol Masud, yang turut menjadi juri dalam pameran, menggarisbawahi pentingnya pengalaman lapangan bagi mahasiswa.

“Ini bukan sekadar kebanggaan akademik, tapi juga pengalaman lapangan luar biasa bagi mahasiswa kami. Mereka belajar langsung dari dinamika masyarakat, dan itulah esensi pendidikan berkualitas,” tuturnya.

Unisla menegaskan akan terus memperkuat sinergi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan dalam berbagai program ke depan, mulai dari kegiatan akademik, pelatihan, hingga pengabdian kepada masyarakat.

Keikutsertaan dalam pameran hewan eksotis ini menjadi bukti bahwa kehadiran perguruan tinggi bukan hanya di ruang kuliah, namun juga sebagai mitra strategis dalam membangun daerah. Unisla menegaskan bahwa kampus di pinggiran pun mampu tampil sebagai pemain utama di panggung nasional.